Sepanjang 2025 Capaian PAD Kota Bima Naik Signifikan, BPKAD Optimalkan Capaian PAD 2026

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima mengungkapkan capaian struktur pendapatan asli daerah Kota Bima per 31 Desember 2025 naik signifikan yaitu sebesar Rp. 92,11 miliar lebih. Ia menegaskan, nilai ini naik jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 sebesar Rp. 57,05 miliar lebih.

Hal itu diungkapkan Siswadi, S.Si., M.Ak yang dihubungi di ruang kerjanya, pada Kamis sore (15/01/2026).

Siswadi menjelaskan, pada tahun 2025, persentase capaian PAD dibandingkan dengan target adalah sebesar 91,76 %, dengan uraian, pajak daerah sebesar 83,38 %, retribusi daerah sebesar 95,79 %, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 150,79 %, serta lain-lain PAD yang sah sebesar 98,49 %.

"Ditengah kecilnya ruang fiskal pada tahun 2026 ini, BPKAD tetap optimis akan dapat meningkatkan capaian PAD," ungkap Kepala BPKAD, Siswadi yang juga mantan Setwan ini.

Kata dia, hal itu ditunjang dengan penambahan sarana prasarana penunjang pemungutan pajak seperti mobil Pajak Keliling (PALING) yang sudah mulai dioperasikan.

Ia menegaskan, BPKAD Kota Bima berkomitmen untuk segera mengevaluasi nilai penetapan atas beberapa objek pajak dan retribusi, termasuk mengidentifikasi wajib pajak/retribusi baru atas beberapa objek pajak/retribusi.

"BPKAD berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan segala upaya optimalisasi PAD, baik melalui intensifikasi, ekstensifikasi, peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi, dan inovasi. Termasuk juga membangun kerja sama dengan seluruh stakeholders terkait," pungkas Siswadi.