Safari Ramadan Hari Kedua, Sekda : Melawan Bahaya Narkoba Butuh Peran Semua Pihak

Sekretaris Daerah Kota Bima menegaskan bahwa ada empat hal yang sangat meresahkan dan mengkhawatirkan bagi kita semua yakni maraknya peredaran bahaya narkoba, judi online, peredaran minuman keras serta menjaga agar paham radikalisme dan intoleransi tidak terjadi di daerah kita.

Hal itu disampaikan Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME saat menghadiri Safari Ramadan 1447 H/2026 M bersama masyarakat Kelurahan Penanae, bertempat di Masjid At-Taqwa, Rabu malam (25/2/2026).

Turut hadir Asisten II Setda Kota Bima, Inspektur Kota Bima, Kepala Perangkat Daerah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima, Komisioner Baznas Kota Bima, Camat Raba, Lurah se Kecamatan Raba, serta masyarakat kelurahan Penanae.

"Narkoba sudah sangat merajalela, bahkan sasarannya sudah sampai ke anak sekolah hingga anak SD. Ini tantangan bagi kita. Keadaan ini menjadi kewajiban bagi kita semua, cukuplah yang sudah terjadi akhir-akhir ini," ungkap Sekda.

Sekda Kota Bima juga menyoroti maraknya peredaran minuman keras yang kian meresahkan, serta paham radikalosme dan intoleransi agar tidak terjadi ditengah kita.

"Pemkot Bima mengajak semua pihak mari jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan dari bahaya narkoba, judol, dan minuman keras," pungkasnya.

Sebelum melaksanakan salat tarawih berjamaah, Sekda Kota Bima didampingi Asisten II Setda Kota Bima, Camat Raba, Lurah Penanae, serta Komisioner Baznas menyerahkan bantuan berupa 50 paket sembako dan 50 lembar sarung bersumber dari zakat profesi ASN Kota Bima yang dikelola oleh Baznas Kota Bima.