Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkot Bima Tambah Stok LPG 3 kg
Dalam rangka menjamin stok pasokan gas LPG bagi masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah melalui kebijakan penambahan fakultatif Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram mengalokasikan tambahan pasokan untuk wilayah Kota Bima, Rabu(04/03/26).
Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ketersediaan energi bersubsidi bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri.
Penyaluran penambahan fakultatif LPG 3 kg tersebut dilaksanakan melalui dua agen resmi, yakni PT. Bimatama Migas Bersinar dan PT. Bintang Pribumi Cahaya Agung Utama.
Distribusi berlangsung selama enam hari, terhitung mulai tanggal 23 hingga 28 Februari 2026, dengan total realisasi sebanyak 3.920 tabung.
Berdasarkan hasil monitoring dan pengawasan lapangan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima, penyaluran dari PT. Bimatama Migas Bersinar telah terealisasi kepada 20 pangkalan sesuai dengan alokasi yang ditetapkan.
Sementara itu, distribusi dari PT. Bintang Pribumi Cahaya Agung Utama telah disalurkan kepada 53 pangkalan penerima.
Kepala Dinas Koperindag Kota Bima, Ruslan, SE, M.M, menegaskan bahwa pendistribusian LPG 3 kg wajib mengacu pada ketentuan yang berlaku, dengan memprioritaskan rumah tangga sebagai sasaran utama penerima subsidi.
Selain itu, LPG 3 kg juga diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam regulasi.
Pangkalan LPG diimbau untuk tidak menyalurkan kepada pengecer guna mencegah potensi penyimpangan distribusi serta menghindari lonjakan harga di tingkat konsumen.
Kepala Dinas Koperindag juga meminta peran aktif aparat kelurahan beserta unsur terkait untuk melakukan pengawasan secara berkelanjutan guna memastikan distribusi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.