Pimpin Rakor, Wali Kota Tekankan Peran Camat dan Lurah Lebih Dioptimalkan
Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE dan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Kota Bima, berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota, Kamis (12/3/2026).
Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat evaluasi dan peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program prioritas daerah dan menyamakan persepsi serta memastikan seluruh indikator penilaian kinerja kepala daerah dapat dipenuhi secara optimal.
Wali Kota Bima, H. A. Rahman, menegaskan kembali kepada OPD, Camat dan Lurah tentang hasil rapat dengan forkopimda terkait Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Jenderal Tito Karnavian Nomor 400.6/1071/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah pada Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / Tahun 2026.
Adapun beberapa langkah-langkah terpadu yang dimaksud sebagai berikut seperti pembentukan 3 posko terpadu Kesiapsiagaan Idul Fitri yaitu di Amahami, Terminal dan Pelabuhan, mengantisipasi kepadatan lalu lintas di jalur utama dan pusat aktivitas masyarakat. Kesiapan Infrastruktur dan Fasilitas Umum seperti percepatan perbaikan jalan rusak pada jalur utama. Menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, seperti meningkatkan pengawasan di objek wisata dan peningkatan pelayanan publik yaitu memastikan rumah sakit, puskesmas, tenaga medis, dan ambulans siap melayani masyarakat selama masa libur.
Selain itu, Wali Kota juga mengharapkan dukungan kepada Lurah se-Kota Bima sebagai tombak lapangan untuk menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi dan membantu mendukung penyelesaian kondisi luar biasa penyakit campak.
"Lurah di harapkan agar mengkoordinasikan dan menghimbau kepada masyarakat yang memiliki bayi yang berumur 9 bulan sampai 59 bulan agar segera melaksanakan imunisasi campak agar bisa meminimalisir kondisi luar biasa ini," ujar Wali Kota.
Wali Kota Bima juga menekankan kepada kepala OPD terkait Kontrak kinerja yang telah ditandatangani oleh kepala perangkat daerah harus ditindaklanjuti dengan penyusunan Rencana Aksi (Renaksi). Ia menekankan Renaksi harus memuat target kinerja bulanan yang jelas, terukur, dan realistis. Penguatan koordinasi di tingkat kelurahan.
Sebagai garda terdepan di lapangan, Lurah juga memiliki mitra strategis dalam membangun koordinasi dan kolaborasi yang kuat dengan seluruh stakeholder dalam menangani berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di wilayahnya. Penguatan kerja kolaboratif antar unsur di wilayah.
Seperti penanganan berbagai persoalan di wilayah tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, tetapi memerlukan kerja sama dan koordinasi lintas pihak dan menyelesaikan laporan masyarakat terkait kerusakan jalan dan kerawanan kecelakaan.
Terakhir tindak lanjut terhadap 10 rekomendasi Menteri Lingkungan Hidup terhadap penilaian kinerja pengelolaan sampah Kota Bima tahun 2025 meliputi penguatan aspek anggaran, penguatan regulasi dan kebijakan, penguatan kelembagaan dan tata kelola, penguatan Sumber Daya Manusia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH juga menambahkan terkait dengan program Ramah DLH yang menjadi terobosan luar biasa yang harus coba membangun budaya baru dalam hal memilah sampai mulai dari pimpinan daerah sampai ke masyarakat.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Sekretaris Daerah, seluruh staf ahli, para asisten, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dirut RSUD, para kepala bagian, serta camat dan lurah se-Kota Bima.