Wali Kota Bima Pimpin Rapat Persiapan Festival Rimpu Mantika 2026
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri rapat persiapan Festival Rimpu Mantika 2026 yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu. Senin (20/04/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, seluruh Staf Ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Bima, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua Panitia Festival Rimpu Mantika 2026, serta Kepala Kementerian Agama Kota Bima.
Rapat ini bertujuan untuk memperkuat kembali komitmen bersama dalam menyukseskan Festival Rimpu Mantika 2026. Selain itu, rapat ini juga merupakan tindak lanjut dari sejumlah rapat sebelumnya guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.
Dalam pemaparan panitia, disampaikan bahwa pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah peserta mencapai sekitar 80 ribu orang. Pada tahun ini, ditargetkan jumlah peserta meningkat hingga 85 ribu orang. Berbagai upaya promosi telah dilakukan serta pengalaman pelaksanaan sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk menyukseskan pawai rimpu tahun ini.
Pemerintah Kota Bima juga telah mengundang Pemerintah Kabupaten Bima untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Rencananya, pawai rimpu akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, dengan rute start dari Lapangan Manggemaci dan finish di Serasuba, tepatnya di kawasan Museum Asi Mbojo. Selain itu, kehadiran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah dikonfirmasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa progres persiapan Festival Rimpu Mantika 2026 telah mencapai sekitar 90 persen. Ia menegaskan bahwa festival ini telah beberapa kali sukses dilaksanakan dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat.
"Jika kita bisa berjalan bersama, insyaallah apa yang kita inginkan akan tercapai. Saya memahami kondisi OPD di tengah berbagai keterbatasan, namun saya meminta satu dukungan penuh untuk menyukseskan Festival Rimpu Mantika ini," ujarnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah hingga tingkat kelurahan. Ia meminta agar setiap kelurahan dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki serta memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, sejalan dengan sinergi dari OPD.
Selain itu, konsep Eco Green diangkat dalam pelaksanaan festival tahun ini. Setiap rombongan atau peserta diimbau untuk membawa kantong plastik guna menampung sampah masing-masing, sehingga kebersihan selama dan setelah kegiatan festival tetap terjaga.
"Kita ingin menunjukkan dan memberikan yang terbaik dari tahun sebelumnya. Festival ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang kebersihan, kebersamaan, dan citra Kota Bima," tutupnya.