Wakil Wali Kota Bima Buka Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Ahli Konstruksi Bidang Sumber Daya Air

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Jenjang 7 dengan jabatan kerja Ahli Muda pada bidang keahlian Teknik Sumber Daya Air bagi tenaga kerja konstruksi asal Kota Bima dan Kabupaten Bima, yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten III Setda Kota Bima M. Saleh, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Kota Bima H. Muhtar Landa, MH, Kepala Dinas PUPR Kota Bima, unsur perangkat daerah terkait, serta jajaran dari Balai Wilayah Pembinaan Jasa Konstruksi dan Bahan Material.

Dalam laporannya, Kepala Balai Wilayah menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi, khususnya pada bidang pengelolaan sumber daya air. 

Selain keterampilan teknis, aspek pengawasan dan supervisi dalam pembangunan infrastruktur juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kualitas pekerjaan konstruksi yang baik.

Disebutkan pula bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 30 orang, terdiri dari 22 peserta asal Kota Bima dan sisanya 18 peserta berasal dari Kabupaten Bima. Para peserta akan dibekali materi teknis sekaligus difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan atas kemampuan profesional di bidang sumber daya air.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi beserta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Bima sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

"Atas nama Pemerintah Kota Bima, kami menyampaikan terima kasih atas terpilihnya Kota Bima sebagai tuan rumah kegiatan ini. Kesempatan seperti ini tidak hadir setiap tahun, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga ahli," ujar Wakil Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar dokumen formal, tetapi menjadi bentuk legitimasi atas kemampuan dan profesionalisme seseorang di bidangnya. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab.

Lebih lanjut, ia berharap melalui pelatihan dan sertifikasi ini akan lahir sumber daya manusia konstruksi yang semakin kompeten, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Kota Bima.

Pemerintah Kota Bima juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB atas dukungan anggaran dan perhatian terhadap peningkatan kapasitas tenaga kerja konstruksi di daerah, dengan harapan output dari kegiatan ini dapat memberikan pengabdian terbaik bagi pembangunan daerah di masa mendatang.