Siswa Kesulitan Akses Jaringan Internet, Pemkot Bima Respon Keluhan Warga Lelamase

Pemerintah Kota Bima merespons cepat keluhan masyarakat Kelurahan Lelamase melalui platform media sosial terkait keterbatasan akses jaringan internet di SMPN 12 Kota Bima yang selama ini menghambat proses pembelajaran berbasis digital. Kondisi jaringan yang lemah membuat siswa kesulitan mengikuti kegiatan belajar mengajar yang membutuhkan koneksi internet, terutama dalam mengakses materi pembelajaran daring dan berbagai platform pendidikan berbasis teknologi.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima tengah menyiapkan langkah penanganan sementara dengan menghadirkan layanan internet berbasis satelit Starlink di lingkungan sekolah tersebut.

Kepala Bidang TIK Dinas Kominfotik Kota Bima, Endang Sri Sumanti mengatakan, wilayah Kelurahan Lelamase memang termasuk daerah dengan keterbatasan jangkauan sinyal telekomunikasi dan belum terlayani secara optimal oleh jaringan Telkom maupun provider internet lainnya.

“Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi jaringan cukup lemah. Ini menjadi kendala tersendiri, terutama bagi sekolah yang saat ini sangat membutuhkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran,” ujarnya pada Sabtu sore (09/05).

Ia menjelaskan, pemasangan jaringan Starlink menjadi solusi sementara yang dinilai paling memungkinkan untuk menjawab kebutuhan konektivitas internet di SMPN 12 Kota Bima. Teknologi internet berbasis satelit tersebut dinilai mampu menjangkau wilayah yang selama ini sulit mendapatkan akses jaringan konvensional.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Bima terhadap kebutuhan pendidikan di era digital, agar siswa tidak tertinggal dalam mengakses informasi dan teknologi pembelajaran.

“Untuk sementara, solusi yang dapat dilakukan adalah menghadirkan layanan Starlink agar aktivitas belajar mengajar yang membutuhkan internet dapat berjalan lebih optimal. Mengingat fiskal daerah yang terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran, kami ajukan pengadaan jaringan Starlink pada tahun berikutnya," tambahnya.

Pemerintah Kota Bima berupaya memastikan siswa tetap mendapatkan hak layanan pendidikan yang baik meskipun berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan.

Pemerintah Kota Bima juga berharap ke depan terdapat dukungan pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih luas agar wilayah-wilayah dengan kategori blank spot maupun sinyal lemah dapat memperoleh akses internet yang lebih stabil dan merata.