Wali Kota Bima Resmi Buka STQH Tingkat Kelurahan Penana'e 1447 H/2026 M, Tegaskan Al-Qur'an sebagai Fondasi Pembangunan Masyarakat
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Tingkat Kelurahan Penana'e Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar pada Sabtu malam ini. Kegiatan tersebut berlangsung di Arena STQ Lingkungan Wenggo, Kelurahan Penana'e, Kecamatan Raba, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakam, serta para peserta STQH. Sabtu, (4/7/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa penyelenggaraan STQH bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari peserta terbaik, melainkan merupakan ikhtiar bersama dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat.
"Melalui STQH ini, kita tidak hanya menyalakan semangat membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga membangun masyarakat yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Kota Bima, khususnya warga Kelurahan Penana'e, untuk semakin bijaksana dalam memanfaatkan media sosial. Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital dengan menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, saling menghina, maupun berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat merusak persatuan dan memengaruhi generasi muda.
Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima pada tahun 2026 tengah menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat. Kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima mengalami penurunan lebih dari Rp300 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, ditambah dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah melakukan penyesuaian serta menetapkan skala prioritas dalam penggunaan anggaran daerah.
Meski demikian, menurutnya, pembangunan di bidang keagamaan tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Bima.
"Di tengah keterbatasan fiskal, program-program keagamaan seperti STQH, MTQ, penyelenggaraan ibadah haji, dan kegiatan keagamaan lainnya tidak boleh luput dari perhatian. Pembinaan kehidupan keagamaan merupakan investasi moral yang harus terus kita jaga dan menjadi prioritas pemerintah," tegasnya.
Wali Kota Bima juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara atas dedikasi dan kerja keras sehingga STQH Tingkat Kelurahan Penana'e dapat terselenggara dengan baik. Kepada Dewan Hakam, ia berpesan agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, amanah, dan berintegritas, sehingga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kelurahan Penana'e serta Kota Bima di tingkat yang lebih tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Setda, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Camat Raba, para lurah se-Kecamatan Raba, serta berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian acara ditutup dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Bima sebagai tanda resmi dibukanya Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Tingkat Kelurahan Penana'e Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, membina generasi Qur'ani, serta memperkokoh nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Bima.