Wali Kota Bima Resmi Tutup STQH Tingkat Kelurahan Penatoi 1448 H/2026 M, Dorong Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Kehidupan Masyarakat

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menghadiri sekaligus secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Tingkat Kelurahan Penatoi Tahun 1448 H/2026 M, yang berlangsung di halaman Masjid Al Hidayah BTN Penatoi. Kegiatan yang mengusung tema "Bersama Al-Qur'an Raih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat" tersebut menjadi momentum penting dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat. Kamis, (9/6/2026).

Berdasarkan laporan Ketua Panitia, pelaksanaan STQH Tingkat Kelurahan Penatoi berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 Juli 2026, dengan diikuti oleh 40 peserta. Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Qur'an dan Tartil Al-Qur'an, sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi Qur'ani yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara, dewan hakim, Camat Raba, Lurah Penatoi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan STQH.

Wali Kota juga memberikan penghargaan atas semangat kebersamaan dan budaya gotong royong masyarakat Kelurahan Penatoi yang tetap mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut secara baik meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, kekompakan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun lingkungan yang religius dan harmonis.

Kepada para peserta yang berhasil meraih Juara I, II, dan III, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat seraya berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan hingga mampu mengharumkan nama Kelurahan Penatoi maupun Kota Bima pada ajang STQH di tingkat yang lebih tinggi. Sementara kepada peserta yang belum memperoleh prestasi terbaik, Wali Kota memberikan motivasi agar tidak berputus asa dan terus meningkatkan kemampuan melalui belajar dan berlatih secara konsisten.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap pelaksanaan STQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang unggul, sehingga menjadi kebanggaan Kelurahan Penatoi serta Kota Bima.

Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari merupakan benteng moral yang efektif dalam mencegah berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, perjudian, minuman keras, serta berbagai bentuk perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

"Semoga melalui STQH ini lahir generasi Qur'ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Wali Kota.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Bima secara resmi menutup pelaksanaan STQH Tingkat Kelurahan Penatoi Tahun 1448 H/2026 M.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Staf Ahli Wali Kota, seluruh Asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kebag Kesra Setda Kota Bima, Camat Raba, para lurah se-Kecamatan Raba, serta unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para peserta, pada akhir kegiatan Wali Kota Bima menyerahkan piagam penghargaan kepada para juara terbaik STQH Tingkat Kelurahan Penatoi Tahun 1448 H/2026 M.