Kelurahan Nae Harumkan Nama Kota Bima, Raih Juara I Kampung Branding Smartfren Bali Nusra
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Bima. Kelurahan Nae berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Kampung Branding Smartfren Regional Bali Nusra Tahun 2026. Tidak hanya unggul di tingkat regional, Kelurahan Nae juga berhasil menempati posisi terbaik kedua secara nasional, tepat di bawah Bandar Lampung.
Penghargaan tersebut diumumkan oleh Tim Smartfren melalui pertemuan virtual pada Rabu (30/9/2026). Dalam penilaian tersebut, Kelurahan Nae memperoleh skor 93,30, jauh melampaui peserta lainnya, yakni Kota Kupang dengan nilai 76,33 dan Kabupaten Tabanan yang meraih 62,20.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bima, sekaligus menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam membangun lingkungan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan hingga tingkat nasional.
Capaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan program Kampung Branding Smartfren yang dimulai sejak Agustus 2026 di RW 04 Lingkungan Salama, Kelurahan Nae. Program ini merupakan bentuk sinergi antara Smartfren dan masyarakat setempat dalam menciptakan kawasan yang lebih tertata, menarik, serta memiliki identitas lingkungan yang kuat.
Berbagai pembenahan telah dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pembangunan gapura, pengecatan mural, penataan pos kamling, hingga kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat kebersamaan warga. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong.
Lurah Nae, Fazhurrahman, S.STP., M.AP., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama yang menunjukkan bahwa kemitraan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di tingkat kelurahan.
Ia mengungkapkan, kehadiran Smartfren melalui program Kampung Branding telah memberikan nilai tambah bagi Kelurahan Nae. Selain memperkuat identitas produk perusahaan, kegiatan tersebut turut mendorong terbentuknya citra positif wilayah dan meningkatkan semangat masyarakat dalam menata lingkungan.
Fazhurrahman juga menekankan bahwa esensi dari program Kampung Branding bukan semata-mata terletak pada keindahan kawasan, melainkan pada tumbuhnya kesadaran dan rasa tanggung jawab masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Sejalan dengan capaian tersebut, Kelurahan Nae terus mengembangkan berbagai inisiatif berbasis partisipasi warga. Salah satunya melalui program Kampung Zero Waste yang berfokus pada pembentukan kebiasaan mengelola sampah dari lingkungan rumah tangga.
Melalui program ini, masyarakat didorong untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari sumbernya sebelum dilakukan pengangkutan. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Di sisi lain, kawasan yang sebelumnya dihiasi berbagai ornamen dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI kini mulai dipersiapkan untuk mengusung identitas Kampung Smartfren. Upaya rebranding ini menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat karakter kawasan.
Ke depan, Kelurahan Nae berharap kemitraan dengan Smartfren dapat terus ditingkatkan melalui program-program yang menyentuh lebih banyak aspek kehidupan masyarakat, termasuk lingkungan, pendidikan, pemberdayaan UMKM, kegiatan sosial, dan pengembangan potensi lokal.
Prestasi Kelurahan Nae menjadi gambaran bahwa inovasi dan kolaborasi yang tumbuh dari lingkungan masyarakat mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas potensi Kota Bima untuk terus berkembang melalui sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.