Wakil Wali Kota Hadiri FGD Kota Bima Dalam Angka 2026 dan Pembinaan Statistik Sektoral

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kota Bima Dalam Angka 2026 yang dirangkaikan dengan pembinaan statistik sektoral. Kegiatan ini berlangsung di Aula rapat Bappeda Kota Bima, hadir dalam kegiatan ini sejumlah Kepala OPD terkait, antara lain, Kepala BKPSDM, Kepala BPKAD, Kadis Pertanian, Kadis Koperindag, Plt. Kadis PMPTSP, Kadis PUPR, Kadis Perhubungan, Kadis Pariwisata, Kadis Dikpora, Kadis Kesehatan, Kadis PPKB, Kadis Kadis LH, Kadis Dukcapil, Kadis Tenaga Kerja, Kadis Perikanan & Kelautan, Kadis Perkim, Kadis Kominfotik, Kabag Ekonomi, dan instansi vertikal Kepala, KPP Pratama, Kepala Jasaraharja, para akademisi, STIE, dan UNMU, serta tim media. Kamis, (12/2/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi kegiatan sensus ekonomi 2026, yang rencananya akan dimulai pada tanggal 16 Mei, s.d 31 Juli nanti,  untuk itu perlu dilakukan konsolidasi, dan validasi data statistik sektoral, dari produsen data, guna menyusun publikasi Kota Bima dalam angka 2026 yang valid dan berkualitas tinggi.

Dalam amanatnya Wakil Wali Kota Bima menyampaikan bahwa Kota Bima dalam angka 2026 ini, perlu melakukan penguatan koordinasi, dan kolaborasi, antar lembaga, dan perangkat daerah, karena menurutnya hal itu menjadi kunci keberhasilan sensus ekonomi 2026 yang sebentar lagi akan  terlaksana.

Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Bima mengajak kepada seluruh OPD terkait untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam hal penyediaan data pendukung, sosialisasi, maupun pendampingan lapangan, agar pelaksanaan sensus berjalan lancar, dan akurat, mencakup seluruh lapisan masyarakat.

"Saya mengajak seluruh Kepala OPD, untuk ikut berperan, membantu memberikan data, membuka diri, berbagi informasi secara terbuka dan jujur, serta aktif memberikan masukan yang membangun." Ujarnya.

Sementara itu Kepala BPS Kota Bima, Tuti Juhaeti, SS T.,M. Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kota Bima dalam angka Tahun 2026, akan rilis pada tanggal, 27/2 nanti, untuk itu menurutnya, untuk menyelesaikannya butuh kerja ekstra, kerja sama semua pihak, lebih-lebih OPD terkait, karena Kota Bima dalam angka merupakan data sektoral, yakni data yang di himpun dari setiap OPD, oleh karenanya dibutuhkan data yang valid, dan akurat.

"Data yang akurat dari setiap OPD sangat diperlukan, oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah sangat kami harapkan,” ungkapnya.

Focus Group Discussion yang diinisiasi oleh BPS Kota Bima, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bima ini, berjalan lancar, produktif, dan menghasilkan output yang bermanfaat bagi kemajuan Kota Bima,  sebagaimama yang diharapkan oleh Wakil Wali Kota Bima.

Di akhir sambutan, Wakil Wali Kota Bima berkomitmen, untuk mendukung penuh sensus ekonomi 2026, demi terselenggaranya sensus ekonomi yang sehat, akurat, dan berbasis data.