Pemkot Bima Matangkan Persiapan Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Kota Bima

*Pemkot Bima Matangkan Persiapan Lomba Pemerintah Kota (Pemkot) Bima mematangkan persiapan pelaksanaan Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat Kota Bima Tahun 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi guna memastikan kesiapan kelembagaan, pelayanan, inovasi, hingga pelaksanaan Posyandu yang menjadi bagian dari indikator penilaian.

Dalam rapat tersebut, Kabag Pemerintahan Hidayaturrahman, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong lurah dan camat untuk bergerak aktif mempersiapkan Posyandu yang akan mengikuti penilaian.

“Kami ingin lurah bergerak. Banyak wilayah yang sudah kami turun bersama camat. Kami juga sudah mengirim surat kepada perangkat 6 SPM agar turun sebelum pelaksanaan lomba. Artinya, berbagai upaya sudah dilakukan,” jelasnya.

Beliau menambahkan, tim penilai nantinya akan menguji pelaksanaan 6 SPM secara langsung. Karena itu, rapat juga diarahkan untuk mendalami indikator-indikator yang menjadi dasar penilaian.“Untuk masalah penilaian, kita sepakat menggunakan angka. Jadwal penilaian juga dibagi dalam dua sesi, pagi dan siang,” ujarnya.

Pelaksanaan lomba diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal, mengingat batas pengiriman nama Posyandu terbaik kepada pihak terkait ditetapkan pada 16 Oktober 2026 dan harus disertai Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bima. Selanjutnya, pada 20 Oktober 2026, tim penilai dijadwalkan turun ke Kota Bima untuk meninjau Posyandu terbaik yang telah ditetapkan. “Mudah-mudahan kita bisa memilih yang terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Asisten I Setda Kota Bima Ahsanurrahman S.H.,M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan instrumen yang ada, secara umum Pemkot Bima telah siap menghadapi pelaksanaan lomba. Tim penilai juga merupakan tim yang memiliki kompetensi dalam melakukan penilaian.

Ia menekankan pentingnya kebijakan afirmatif dalam pembagian dan distribusi pelayanan, sekaligus penguatan kelembagaan Posyandu agar pelaksanaannya tidak hanya berorientasi pada kegiatan lomba, tetapi menjadi bagian dari penguatan pelayanan dasar masyarakat.

“Bagaimana internal kita, bagaimana membudayakan SPM dalam pelayanan Posyandu. Pelaksanaan lomba ini harus bisa menginternalisasikan secara masif bahwa Posyandu bukan hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi mencakup 6 SPM,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan Posyandu juga berkaitan dengan pelaporan kinerja pemerintah daerah setiap tahun. Karena itu, pelaksanaan lomba diharapkan tidak berhenti pada proses penilaian, tetapi mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan indeks SPM Kota Bima.

Untuk mencapai hal tersebut, penguatan harus dilakukan sejak awal, termasuk dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga evaluasi pelayanan.

Berdasarkan jadwal yang disiapkan, penilaian Lomba Posyandu Tingkat Kota Bima Tahun 2026 dilaksanakan mulai 5–8 Oktober 2026, dengan pembagian waktu pagi dan siang.

Adapun Posyandu yang dijadwalkan mengikuti penilaian yaitu:

Senin, 5 Oktober 2026

Pagi: Posyandu Oimbo Timur 2, Kelurahan Oimbo

Siang: Posyandu Bedi, Kelurahan Manggemaci

Selasa, 6 Oktober 2026

Pagi: Posyandu Ranggo, Kelurahan Nae

Siang: Posyandu Pelangi, Kelurahan Dodu

Rabu, 7 Oktober 2026

Pagi: Posyandu Rontu II, Kelurahan Rontu

Siang: Posyandu Sepaga, Kelurahan Jatibaru

Kamis, 8 Oktober 2026

Pagi: Posyandu Kolo 3, Kelurahan Kolo

Proses penilaian meliputi beberapa indikator yaitu indikator kelembagaan, penyelenggaraan Posyandu/pelaksanaan 6 SPM, indikator RTL hasil pelayanan 6 SPM, outcome/hasil pelayanan Posyandu, inovasi Posyandu, pembinaan dan pengawasan, serta Sistem Informasi Posyandu (SIP).

Pemkot Bima berharap seluruh unsur terkait, mulai dari kelurahan, kecamatan, perangkat daerah pelaksana 6 SPM hingga kader Posyandu, dapat berkolaborasi secara optimal sehingga pelaksanaan lomba berjalan lancar sekaligus memperkuat kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.